Minggu, 25 Oktober 2015

Permainan Tradisional Menumbuhkan Kreatifitas Anak


Anak-anak dan permainan tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya karena dunia anak-anak adalah masa bermain yang bisa membentuk kreatifitas mereka.

Akan tetapi pada saat ini dunia anak telah dibanjiri dengan permainan-permainan yang mengekor terhadap kemajuan tekhnologi, adanya game online, banyaknya tempat-tempat permainan modern, toko-toko penjualan alat permainan yang mudah didapat, keadaan ini dengan sendirinya mampu meninabobokan anak-anak dengan berbagai kemudahan dan keasyikannya dalam permainan tersebut. Situasi ini sedikit demi sedikit telah menggeser dan mengganti permainan tradisional bahkan telah dilupakan, banyak anak-anak yang tidak tahu beraneka ragam permainan tradisional yang lebih mengasyikan, padahal permainan tradisional mampu memberikan dampak positif yang lebih baik karena mampu membentik dan menumbuhkan kreatifitas anak-anak.

Banyak permainan tradisional dahulu yang telah mulai ditinggalkan, anak-anak zaman dulu berusaha membuat sendiri alat permainannya seperti mobil-mobilan, alat perang-perangan dll, tentunya dengan kreatifitasnya sendiri di buat lebih bagus biar bisa bersaing dan dikagumi teman-temannya, ini semua dengan sendirinya membentuk kreatifitas anak lebih baik dan lebih melatih daya pikirnya untuk bisa berkreasi dengan tidak hanya membeli saja yang pada akhirnya hanya membentuk sifat konsumenisme.

Mungkin inilah dampak kemajuan tekhnologi yang terkadang diluar dugaan telah memberikan perubahan karakter generasi yang lebih tergantung dengan kemudahan-kemudahan tekhnologi daripada mengolah sumber daya dari dalam dirinya, akan tetapi harapan lebih baik semoga kedepan ada tekhnologi yang mampu memberikan dan membentuk kreatifitas anak-anak menjadi lebih maju tidak melulu hanya memanjakan dalam dunia permainan yang semu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar