Anak-anak dan permainan tidak dapat dipisahkan satu sama
lainnya karena dunia anak-anak adalah masa bermain yang bisa membentuk
kreatifitas mereka.
Akan tetapi pada saat ini dunia anak telah dibanjiri dengan
permainan-permainan yang mengekor terhadap kemajuan tekhnologi, adanya game
online, banyaknya tempat-tempat permainan modern, toko-toko penjualan alat
permainan yang mudah didapat, keadaan ini dengan sendirinya mampu meninabobokan
anak-anak dengan berbagai kemudahan dan keasyikannya dalam permainan tersebut. Situasi
ini sedikit demi sedikit telah menggeser dan mengganti permainan tradisional
bahkan telah dilupakan, banyak anak-anak yang tidak tahu beraneka ragam
permainan tradisional yang lebih mengasyikan, padahal permainan tradisional
mampu memberikan dampak positif yang lebih baik karena mampu membentik dan
menumbuhkan kreatifitas anak-anak.
Banyak permainan tradisional dahulu yang telah mulai
ditinggalkan, anak-anak zaman dulu berusaha membuat sendiri alat permainannya
seperti mobil-mobilan, alat perang-perangan dll, tentunya dengan kreatifitasnya
sendiri di buat lebih bagus biar bisa bersaing dan dikagumi teman-temannya, ini
semua dengan sendirinya membentuk kreatifitas anak lebih baik dan lebih melatih
daya pikirnya untuk bisa berkreasi dengan tidak hanya membeli saja yang pada
akhirnya hanya membentuk sifat konsumenisme.
Mungkin inilah dampak kemajuan tekhnologi yang terkadang
diluar dugaan telah memberikan perubahan karakter generasi yang lebih
tergantung dengan kemudahan-kemudahan tekhnologi daripada mengolah sumber daya
dari dalam dirinya, akan tetapi harapan lebih baik semoga kedepan ada
tekhnologi yang mampu memberikan dan membentuk kreatifitas anak-anak menjadi
lebih maju tidak melulu hanya memanjakan dalam dunia permainan yang semu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar